LINGGA (HK)- Ay, Pemilik tambak udang vaname yang akan dibuka di Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir menghentikan aktivitas pembuatan kolam tambak menunggu selesainya perizinan yang sedang dalam pengurusan. Ia mengaku selama ini terburu buru membuat kolam udang vaname meski belum mengantongi perizinan disebabkan ambisius akan investasi yang baru saja dirintisnya.
“Saat ini pengurusan izin masih berjalan. Sementara aktivitas pembuatan kolam saya hentikan dulu menunggu selesainya perizinan,” kata Ay kepada media ini, Jumat (18/7/2025)
Dikatakan, sebagai pengusaha dibidang perikanan ia mengaku akan membuka usaha sesuai ketentuan dan aturan yang g berlaku. Sebab aturan dan ketentuan yang dibuat pemerintah bertujuan untuk membantu petambak untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Dengan lingkungan yang terjaga akan berdampak pada jangka panjang kegiatan usaha yang dilakukan,” jelasnya.
Selain untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan usaha yang dibukanya ia juga berencana menyerap tenaga kerja lokal. Juga jika usaha yang dibukanya berjalan lancar juga akan menyisihkan sebagian keuntungan untuk peningkatan asli desa.
“Saya mendengar informasi saat ini Desa Persing minim pendapatan asli desa. Dengan usaha tambak udang yang saya buka setidak dapat sedikit meningkatkan pendapatan asli desa,” sebutnya.
Terkahir ia berharap nantinya usahanya yang akan dirintisnya dapat berkembang. Hingga hasilnya nantinya akan banyak pengusaha lain yang berinvestasi di Desa Persing. “Dengan begitu pengadilan desa akan meningkat untuk membantu peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat,” imbuhnya. (tir)